Pilih Gadis Atau Janda
Kalo gua secara pribadi gua lebih milih cewek yang masih gadis aja gaes, kalo untuk milih janda gua sekarang bakal mikir-mikir dua kali untuk memilih sang janda, karna seorang janda itu kan biasanya udah memiliki anak dan kebutuhan hidup mereka udah pasti banyak banget, seperti kebutuhan pokoknya sehari-hari, misalnya:
Kebutuhan untuk makanan, minuman & pakaianya, kebutuhan untuk biaya sekolah anak, jajan anaknya, mainan anaknya, terus juga si janda pasti bakal banyak kondangan sana-sini & acara-acara tak terduga lainya dari temanya si janda, sahabat atau sodaranya, seperti acara ultah teman anaknya, nikahan adek temanya, sunatan anak temanya, dll
Apalagi kalo jandanya itu udah memiliki 2 anak, terus kedua anaknya itu udah mulai memasuki masa-masa sekolah, jadi dobel kan kita biayain sekolah anak-anaknya, belum lagi untuk kebutuhan harian lainya seperti:
Jajan anak-anaknya, kuotanya dan kuota hp anak-anaknya, terus juga untuk kegiatan berosial dia sehari-harinya, gak mungkin kan kalo dia kumpul-kumpul bersama emak-emak yang lainya dia gak bawa uang, apalagi emak-emak jaman sekarang sukanya gaya hidup sosialita, suka kumpul-kumpul, reunian ke tempat-tempat wisata yang lagi viral, dll
Ya kalau mau dihitung-hitung kita bisa meperkirakan biaya apa saja yang dibutuhkan si janda dan anak-anaknya dengan perhitungan sederhana seperti ini:
Misal jajan anak sehari Rp.5000,- x 2 anak = Rp.10.000,- (10rb x 30 hari = Rp.300.000,-) Jadi 300.000,- itu hanya untuk jajan anak-anaknya saja.
Belum lagi uang sayur Ibunya misalkan kebutuhan beli sayurnya Rp.30.000,-/hari jadi Rp.30.000,- x 30 hari = 900.000,-
Terus uang bensin motor buat anter-jemput anaknya sekolah Rp.12.000,-/Liter.
Mungkin 1 liter bisa dipakai satu minggu kalau hanya untuk antar-jemput anak sekolah, Jadi Rp.12.000,- x 4 minggu = Rp.48.000,- untuk bensin antar jemput anak sekolah.
Kuota, 2 anak & istri = Rp. 50.000,- /paket 1bln. Jadi Rp.50.000,- x 3 orang = Rp.150.000,-
Total Rp. 1.398.000,-
Belum bayar listrik, misal listrik rumah dayanya 2 Amper, yang pemakaianya sekitar Rp.180.000,- s/d Rp.200.000,-/bln.
Kondangan yang mungkin bisa dapet 2x dalam 1 bulan, misal sekali pergi kondangan dia ngamplop Rp.50.000,- jadi kalau dua kali kondangan total ngamplopnya Rp.100.000,-/bln
Jadi total kebutuhan harian mereka selama 1 Bulan sekitar Rp.1.678.000,- s/d 1.700.000,-bln
Itu baru kebutuhan pribadi mereka aja belum kebutuhan untuk kita pribadi.
Belum lagi bayar SPP sekolahnya, biaya beli buku pelajaranya, bayar kegiatan-kegiatan disekolahnya, beli buku tulisnya, penanya dll.
Perhitungan diatas adalah masih perhitungan sederhanya yang dihitung belanjanya cuma makanpakai pake tahu-tempe dan sayur sop aja ya gaes, belum perhitungan yg makan pake daging, karna uang belanja sayuran Rp.30.000,-/hari itu biasanya cuma dapet, sayuran mentah, tempe, tahu, bumbu-bumbu & kerupuk dan sabun colet.
Itu cara berpikir gua kalau gua dapet jodoh janda yang nganggur cuy, kecuali kalo gua dapet jodoh janda yg kerja mungkin bakal beda lagi ceritanya, karba kebutuhan hidupnya bisa di tanggung bersama, ya minimal dia kerja-kerja apalah yang menghasilkan entah dia kerja jadi ART, TKW, Dll.
Jadi minimal gua harus punya gaji sekitaran Rp.2jt s/d 2,5jt/bln bro kalo gua pingin punya istri seorang janda beranak 2, dan kalian mau tau berapa gaji gua sekarang ini?
Ya, 600rb/bln. (Rp.23rb/hari)
Positif gak bakal cukup buat biayain hidup mereka bahkan untuk menghidupi 1 orang istri pun uang segitu belum cukup juga, kecuali kalau si istri mau ikut bekerja atau mau wirausaha.
Itu kalau hitunganya setelah menikah ya gaes, lalu bagaimana hitungan kalau sebelum menikah, misalkan masih tahap pacaran aja sama si janda?..
Ya, sepengalaman gua pribadi pacaran sama seorang janda anak 2 itu memang saat setiap gua ketemu dia, dia lebih banyak cerita tentang kebutuhan keseharianya, jadi dia cerita "banyak kebutuhanya b yang belum terpenuhi dan dia mencari solusi ke kita agar kebutuhanya tersebut bisa kita bantu & ringankan, contohnya:
1. Dia curhat butuh dana untuk beli susu buat anaknya, butuh pampers, butuh biaya buat les anak, butuh biaya buat berobat anak yang sering sakit-sakitan, terus juga mengeluh tentang kebutuhan utuk perawatan anak, misalnya buat beli minyak kayu putih, beli minyak telon, bedak tabur & juga kebutuhan pribadi lainya misal Pulsa/Kuota hpnya, kekurangan biaya untuk makan, kekurangan biaya untuk modal usaha, untuk perawatan dirinya, kondangan, arisan, usaha, dll.
Nah jadi si janda anak 2 itu sering datang ke rumah gua dengan curhat tentang permasalahan-permasalahan kehidupanya seperti yang sudah saya tuliskan diatas, intinya dia ngode ke kita, kalau kita mau pacaran sama dia, kita harus bisa support dia dati segi daya & dana, sebagai syarat untuk membantu kebutuhan kehidupan keseharian si janda dan ke 2 anaknya itu.
Kalo kita bilang dia matre, ya mungkin dia begitu karna tututan kehidupnya juga, jadi hal-hal yang gua jabarkan diatas itu udah termasuk menjadi kebutuhan pokok keseharianya yang harus segera terpenuhi.
Tapi kalau menurut gua ya kalau bisa sih si jandanya itu jangan terlalu banyak banyak nuntut ke kita juga, selagi dia masih bisa bekerja dan cari nafkah sendiri, ya cari lah kerja-kerja apa yang menghasilkan, karna dia juga kan harus bertanggung jawab dengan dirinya sendiri terutama bertanggung jawab kepada kedua anaknya yang harus dia rawat dan dia besarkan semaksimal mungkin, bukanya malah dia memanfaatkan cowok yang lagi dekat denganya.
Tapi gak semua janda seperti itu ya gaes, ini gua cerita tentang janda yang pernah gua kenal aja, yang pernah deket sama gua, intinya pacaran sama seorang janda itu dompet kita harus tebal gaes, hati kita juga harus tebal, karna udah pasti saingan kita itu banyak banget untuk tetap dapetin hati dia, apalagi kalo jandanya adalah seorang janda yang cantik, putih, bersih dan masih muda, pasti banyak yang menggoda dan mengantri untuk mendapatkan cintanya.
Ya, cukup lah gua kenal janda untuk terakhir kali itu aja gaes, gua udah kapok, gua udah males lagi gua deket-deket sama seorang janda, soalnya kalo kita udah suka sama dia, rasa sukanya itu akan jauh lebih besar dan menggebu-gebu dari pada kita suka sama seorang gadis gaes, yang ditakutkan kalau kita nantinya sampe disakitin, di hianatin dan di duain sama si janda itu, waduh bisa-bisa rasa sakitnya terasa amat menyakitkan gaes.
(makanya sekarang gua gak mau lagi pacaran sama seorang janda). "KARNA RASANYA SAKIT BANGET DI DUAIN SAMA SEORANG JANDA MUDA YANG CANTIK DAN MEMPESONA"
Nah buat lo-lo semua yang mungkin lagi deket sama seorang janda, gua cuma mau bilangin, tanggung jawab lo itu harus gede bro, lo harus kerja lebih giat lagi, duit lo harus tebel dan lo harus siap ngurusin & besarin anak yang bukan dari darah-daging lo sendiri, terus lo juga harus siap biayain kebutuhan anaknya sekolah, harus punya tabungan yang harus mulai lo siapin sejak dini untuk mereka kedepanya, karna lo kan bakal jadi ayah sambungnya dan otomatis semua tanggungan hidup keluarganya si janda jadi harus lo yang menanggung semuanya.
Ya, kalau gua kaya sih, gua juga gak masalah sih buat memilih janda untuk dijadika istri gua hehe, tapi karna gua gak kaya jadi gua memilih gadis aja deh & kalo bisa setahun kedepan setelah menikah si gadis belum punya anak dulu, biar kami bisa sama-sama bernafas sejenak dengan keadaan yang serba sulit seperti sekarang ini, karna biaya persalinan juga kan mahal ya, istilahnya biar beradaptasi dulu dengan kehidupan dan keadaan yang baru, ya kan?..
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar